Istimewanya Penghafal Alquran
Penghafal Alquran
Para penghafal Al-Quran adalah orang-orang pilihan, mereka lain dari pada yang lain. Karena pada hakikatnya seseorang yang menghafalkan Al-Quran yang di dalamnya terdapat berbagai macam pemecahan masalah. Yang dimana sumber dari segala sumber pengetahuan di dunia ada di dalamnya. Di dalamnya terdapat kata-kata Allah yang Maha Benar, Maha Mengetahui. Sudah barang pasti para penghafal Al-Quran itu disebut istimewa.

Al-Qur'an menjanjikan banyak pahala bagi yang mengamalkannya. Selain ganjaran-ganjaran di akhirat yang dijanjikan dalam Hadist nabi Muhammad saw terhadap golongan Hamlatul Qur'an, terdapat juga ganjaran di dunia yang diberikan terhadap mereka. Yaitu:
- Para penghafal Qur'an merupakan orang yang dimuliakan oleh Allah swt. Seperti sabda Rasulullah saw : "Sesungguhnya Allah memiliki kerabat-kerabatnya di kalangan manusia" lalu mereka bertanya :"Siapakah mereka ya Rasulullah?" Jawab Baginda : "Mereka adalah ahli Al-Qur'an, merekalah kerabat Allah (Ahlullah) dan orang-orang pilihannya" (Hadist Riwayat Ibnu Majah)
- Penghafal Al-Qur'an juga diangkat sebagai pemimpin. Nabi Muhammad saw bersabda : "Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalannya." (Hadist Riwayat Muslim)
- Penghafal Al-Qur'an mendapat pengiktirafan dari Nabi Muhammad saw. Terdapat dalam sirah selepas perang UHUD, nabi Muhammad saw mengutamakan seorang syahid yang banyak hafalan Al-Qur'annya. "Adalah nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhda Uhud kemudian baginda bersabda :"Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al-Qur'an, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka baginda mendahulukan pemakamannya di liang lahat" (Hadist Riwayat Bukhari)
- Al-Qur'an menjanjikan kebaikan. Ini sesuai dengan firman Allah dalam surah Ali-Imran ayat 191 yang bermaksud :"Orang yang menyebut dan mengingat Allah ketika berdiri dan duduk, dan ketika mereka berbaring mengiring." Berdasarkan ayat ini ulama tafsir menyatakan kelebihan Hafidz yang boleh membaca Al-Qur'an dalam setiap keadaan. Ini berbeda dengan orang yang hanya bisa membaca melalui mushaf yang perlu disertakan dengan adab serta peraturan tertentu. Nabi Muhammad saw bersabda : "Sebaik-baik kamu adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan yang mengajarkannya" (Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim).
Berikut keutamaan menghafal Al-Quran:
- Ridho Allah
- Akan menjadi penolong (syafaat) bagi penghafalnya
- Benteng dan perisai hidup
- Pedoman dalam menjalankan kehidupan
- Nikmat mampu menghafal AlQuran sama dengan nikmat kenabian
- Kebaikan dan berkah bagi penghafalnya
- Rasulullah sering mengutamakan yang hafalannya lebih banyak (Mendapat tasyrif nabawi)
- Para ahli Quran adalah keluarga Allah yang berjalan di atas bumi
- Dipakaikan mahkota dari cahaya di hari kiamat yang cahayanya seperti cahaya matahari
- Kedua orang tuanya dipakaikan jubah kemuliaan yang tak dapat ditukarkan dengan dunia dan seisinya
- Kedudukannya di akhir ayat yang dia baca
- Tiap satu huruf adalah satu hasanah hingga 10 hasanah
- Allah membolehkan rasa iri terhadap ahlul Quran
- Menjadi sebaik-baik manusia
- Kenikmatan yang tiada bandingannya
- Ditempatkan di syurga yang tertinggi
- Akan menjadi orang yang arif di syurga kelak
- Menjadi pengingat akan kebesaran Allah
- Menghormati penghafal Quran berarti mengagungkan Allah
- Hati penghafal Quran tidak akan disiksa
- Lebih berhak menjadi imam sholat
- Dapat memberikan syafaat pada keluarganya
- Bekalan yang paling baik
- Menjadikan baginya kedudukan di hati manusia dan kemuliaan
- Ucapan pemiliknya selamat dan lancar berbicara
- Ciri orang yang diberi ilmu
- Membantu daya ingat
- Penghafal Quran tidak pernah terkena penyakit pikun
- Mencerdaskan dan meningkatkan IQ
- Menambah keimanan
- Mengetahui ilmu agama dan ilmu dunia
- Menjadi hujjah dalam ghazwul fikri saat ini
- Menjadi kemudahan dalam setiap urusan
- Menjadi motivator tersendiri
- Pikiran yang jernih
- Ketenangan dan stabilitas psikologis
- Lebih diterima bicara di depan publik
- Menerima kepercayaan orang lain
- Penghafal Quran akan selalu mendapat keuntungan dagangan dan tidak pernah rugi
- Menyehatkan jasmani (seperti yang diteliti oleh Dr. Shalih bin Ibrahim Ash-Shani’, guru besar psikologi di Universitas Al-Imam bin Saud Al-Islamiyyah, Riyadh.
Semoga Kalian yang mbaca artikel ini bisa menjadi Hafidz/Hafidzoh dan calon penghuni surga yang diidamankan amin amin
Maaf bila ada kesalahan semoga dapat menjadi motovasi buat kalian semua
aminn
BalasHapus